Setiap orang pasti pernah mendapatkan masalah.
Sama
saat aku mendapat konflik dengan teman lamaku. Hingga ujungnya sampai
pada perdebatan yang tidak berorientasi pada pokok permasalahannya,
justru kami saling menuntut satu sama lain akan hal yang menurut kami
itu adalah hak.
Hak untuk dimengerti.
Siapa manusia di dunia ini yang tidak ingin dimengerti?
Manusiawi.
Maka
pantas rasanya jika itu kami sebut hak. Tapi lagi-lagi yang namanya hak
selalu disandingkan dengan kewajiban. Ya, sama hal nya dengan ini, jika
ingin dimengerti maka sebelumnya kita harus bisa mengerti.
Lalu apakah mengerti itu adalah kewajiban? Bisa jadi, karena memang kita akan dimengerti setelah kita mengerti orang lain.
Hah, capeknya setelah tadi malam membaca ocehan-ocehan kita.
Jangan salahkan aku dan aku pun tak mau menyalahkanmu.
Biarlah waktu yang menyelesaikannya hingga kita lupa semuanya
Sulitnya menemukan batas saat kita ingin dimengerti dan mau mengerti memperlihatkan kita akan keegoan diri sendiri.
Selanjutnya?
Terserah anda.....
0 comments:
Post a Comment